Adik-Adik yang dirahmati Allah SWT.
Guru adalah sosok yang memiliki peran luar biasa dalam kehidupan manusia. Ia bukan hanya pengajar di dalam kelas, tetapi juga pembimbing yang menerangi jalan murid-muridnya menuju ilmu dan kebijaksanaan. Seorang guru ibarat pelita di tengah kegelapan, memberikan cahaya bagi generasi muda agar dapat memahami kehidupan dengan lebih baik. Di tangannya, sebuah bangsa dapat tumbuh dan berkembang, karena ilmu yang diajarkannya menjadi bekal utama dalam membangun masa depan.
Sejak dahulu, dalam berbagai peradaban, guru selalu mendapatkan tempat terhormat. Dalam Islam, guru disandingkan dengan orang tua, bahkan dengan para ulama yang menjadi pewaris para nabi. Seorang murid wajib menghormati dan menaruh rasa takzim kepada gurunya, sebab ilmu yang bermanfaat hanya dapat diperoleh dengan adab yang baik. Tak hanya dalam ajaran agama, dalam tradisi keilmuan di seluruh dunia, guru selalu dihormati sebagai figur yang berperan dalam membentuk karakter dan wawasan peserta didiknya.
Menghormati guru berarti menjaga keberkahan ilmu. Tanpa sikap hormat dan takzim, ilmu yang diperoleh bisa menjadi tidak bermanfaat. Oleh sebab itu, dalam kehidupan sehari-hari, murid harus menghormati gurunya dengan tutur kata yang baik, mendengarkan nasihatnya, dan mengamalkan ilmu yang telah diajarkan. Sikap inilah yang menjadi warisan dari generasi ke generasi, memastikan bahwa ilmu tetap hidup dan berkembang.

Lomba Cipta Puisi Nasional (LCPN) Daring 2: "Guru"
Dalam rangka menghargai jasa para guru dan memberikan ruang bagi kreativitas anak-anak Indonesia, diselenggarakan Lomba Cipta Puisi Nasional (LCPN) Daring 2 dengan tema "Guru". Lomba ini bertujuan untuk mengajak para peserta didik mengekspresikan rasa terima kasih, penghargaan, dan pemahaman mereka terhadap peran seorang guru melalui puisi.
Lomba ini memberikan kesempatan kepada siswa-siswa SD/MI kelas 4-6 untuk menuangkan kreativitas mereka dalam bentuk puisi yang menyentuh dan menggugah. Guru, sebagai sosok yang berperan besar dalam kehidupan seorang murid, dapat menjadi inspirasi dalam setiap bait yang dituliskan.
Waktu Pelaksanaan
Lomba ini dibuka untuk penyetoran naskah puisi mulai 20 Maret hingga 30 April 2025, dan diperpanjang hingga 25 Mei 2025. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan waktu yang diberikan untuk menuangkan ide, mengolah kata, dan menciptakan puisi yang indah dan bermakna.
Syarat dan Ketentuan
Untuk mengikuti lomba ini, peserta harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
Dewan Juri
Dalam lomba ini, panitia menghadirkan juri-juri yang kompeten di bidang sastra dan kepenulisan, yaitu:
Dengan hadirnya juri-juri yang memiliki pengalaman luas dalam dunia sastra, diharapkan penilaian lomba ini dapat dilakukan secara objektif dan profesional.
Ayo Menulis, Ayo Berkarya!
Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi para siswa untuk mengasah kemampuan menulis dan menyampaikan gagasan mereka tentang sosok guru yang penuh inspirasi. Puisi dapat menjadi media ekspresi yang kuat, menggambarkan bagaimana guru telah membentuk perjalanan hidup seorang murid, memberikan ilmu, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan.
Bagi yang tertarik untuk mengikuti lomba ini, segera siapkan puisi terbaikmu dan kirimkan sebelum batas waktu yang ditentukan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas dalam menulis puisi, ya adik-adik!
Selamat menulis dan selamat berlomba!
Silakan masuk di link ini untuk mendaftar : http://bit.ly/3RgHl2Q
CP : 085736010292 (Amjun)
Hati-hati penipuan: Jika ada seseorang menghubungi peserta lomba dan minta transfer uang, mohon jangan dilayani. Lomba ini benar-benar gratis. Kami tidak bertanggungjawab atas segala bentuk penyalahgunaan!
[1]Di luar kabupaten Sumenep, uang akan di-TF ke rekening pemenang, mohon para pemenang mengirimkan rekening melalui nomor WA kami.
[2]Di luar kabupaten Sumenep, akan kami kirimkan melalui jasa pos.
[3]Ibid.
Berikan komentar anda