LPS MTs 1 Putri Annuqayah
Rabu siang, pukul 12.00 hingga 13.30 WIB, ruang kelas IX Danamis MTs 1 Putri Annuqayah tampak lebih ramai dari biasanya. Para guru berkumpul mengikuti kegiatan kunjungan dari Klinik Pratama Annuqayah yang kali ini mengusung tema edukasi penggunaan aplikasi Mobile JKN. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru tentang cara memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan agar lebih mudah dan cepat dalam mengakses fasilitas kesehatan.
Direktur Klinik Pratama Annuqayah hadir langsung dan membuka acara dengan penjelasan bahwa literasi digital di bidang kesehatan sangat penting, terutama bagi tenaga pendidik. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN bukan sekadar alat administratif, melainkan solusi modern untuk mempercepat pelayanan. “Dengan memahami aplikasi ini, para guru dapat mengurus layanan kesehatan hanya dari ponsel mereka. Tidak perlu antre atau datang langsung ke kantor BPJS,” ujarnya di hadapan peserta yang mengikuti dengan antusias.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Klinik Pratama Annuqayah terhadap kesejahteraan para guru. Guru, katanya, adalah ujung tombak pendidikan, dan kesehatan mereka harus menjadi prioritas. “Dengan bergabungnya para guru MTs 1 Putri Annuqayah, pelayanan kesehatan gratis akan semakin luas. Kami ingin memastikan para pendidik tetap sehat agar bisa terus mencerdaskan generasi bangsa,” tegasnya.
Kepala MTs 1 Putri Annuqayah, Nyai Hj. L. Ulfatul Hasna’, S.Ag., menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi oleh Klinik Pratama Annuqayah tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi guru, terutama dalam memahami layanan kesehatan berbasis teknologi. “Kami merasa sangat terbantu. Guru-guru kini bisa mengatur layanan kesehatan dengan mudah dan tidak bingung lagi dalam menggunakan aplikasi JKN,” ujarnya.
Beliau juga menilai kerja sama antara madrasah dan klinik merupakan bentuk nyata sinergi antarlembaga di bawah naungan Pondok Pesantren Annuqayah. “Klinik Pratama dan MTs 1 Putri sama-sama lahir dari semangat khidmah pesantren. Dengan saling mendukung, kita memperkuat tradisi pelayanan kepada umat, baik melalui pendidikan maupun kesehatan,” kata Nyai Hasna’ penuh haru.
Dalam sesi inti, tim dari Klinik Pratama Annuqayah memberikan panduan langsung tentang cara mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN. Para guru diajak mencoba langkah-langkah praktis seperti registrasi, pengecekan kepesertaan, pemilihan fasilitas kesehatan, hingga penggunaan fitur antrian online. Suasana kelas menjadi hidup dengan berbagai pertanyaan dan diskusi ringan yang muncul dari para peserta.

Beberapa guru tampak antusias mencoba aplikasi di ponsel masing-masing. Salah satu di antaranya mengaku baru memahami bahwa Mobile JKN bisa memberikan banyak kemudahan. “Selama ini saya kira hanya untuk kartu digital. Ternyata bisa daftar antrean dan cek status juga. Sangat membantu sekali,” ujarnya dengan senang.
Menutup kegiatan, Direktur Klinik Pratama Annuqayah kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan di bawah Annuqayah. “Kami ingin menjadi mitra yang tidak hanya hadir ketika sakit, tetapi juga berperan dalam memberikan edukasi dan kesadaran kesehatan. Karena sehat bukan hanya soal tubuh, tapi juga pengetahuan,” ujarnya.
Kegiatan Anjangsana di ruang kelas IX Danamis tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna. Sinergi antara Klinik Pratama dan MTs 1 Putri Annuqayah menjadi bukti bahwa pesantren terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pelayanan dan keikhlasan yang menjadi ruh perjuangannya.
Berikan komentar anda